SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabar

Riak-riak Semesta: Kolaborasi KPK RI dan KOPEL Hadirkan Napas Anti-Korupsi di Kota Bandung

antusiasme yang tertangkap dalam foto ini mencerminkan semangat kolaborasi kuat antara KPK RI dan KOPEL serta sambutan hangat dari generasi muda urban Bandung untuk menyuarakan pesan-pesan antikorupsi melalui media film di Bandung Creative Hub. (24/4)

Bandung, Jawa Barat – Kolaborasi inspiratif antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK RI) dan Komunitas Pena dan Lensa (KOPEL) berlanjut ke titik kedua di Kota Bandung. Mengusung tema kuratorial “Riak-riak Semesta”, agenda Movie Day ACFFEST 2026 sukses digelar di Bandung Creative Hub (BCH) dengan menyasar kreativitas generasi muda urban, Jumat (24/4).

Gelaran ini menjadi ruang refleksi bagi anak muda Bandung untuk melihat korupsi bukan sekadar isu politik, melainkan persoalan integritas yang berdampak pada harmoni kehidupan. Hal ini selaras dengan tajuk kuratorial yang mengajak peserta mencari cahaya di tengah bayangan tantangan zaman melalui karya audio-visual yang menggugah kesadaran.

Dalam sesi pemutaran film, audiens disuguhi rangkaian karya pilihan yang sarat makna yakni Bandung 2045, Anak Macan, Zhafran, serta Dompet Imajinasi. Keempat film tersebut memantik diskusi mendalam yang dipandu oleh Dava Gibran (Mahasiswa FTV UPI), Yudi Agustia (Videografer Jurnalis), dan Nanang Nugraha dari Paksi KPK RI. Diskusi ini tidak hanya membedah teknis sinematografi, tetapi juga nilai-nilai kejujuran yang tersirat dalam tiap alur cerita yang ditampilkan.

Nanang Nugraha, yang akrab disapa Master Nanang, perwakilan Paksi KPK RI, dalam penyampaiannya memberikan sorotan khusus pada penguatan karakter anak muda sebagai fondasi utama pencegahan korupsi. Ia menekankan pentingnya menghidupkan sembilan nilai antikorupsi yang diringkas dalam akronim “Jumat Bersepeda KK”, yang mencakup nilai jujur, mandiri, tanggung jawab, berani, sederhana, peduli, disiplin, adil, dan kerja keras. Menurutnya, kesembilan nilai tersebut harus menjadi kompas bagi generasi muda, baik dalam berkarya di industri kreatif maupun dalam bertindak di kehidupan sehari-hari.

Kemeriahan acara semakin lengkap dengan pertunjukan seni yang menggugah emosi. Teatrikal KOPEL menampilkan lakon “Jouska” yang berhasil menghipnotis penonton dengan narasi batinnya yang kuat. Selain itu, panggung Movie Day semakin semarak dengan penampilan musik dari 41Killaz grup Hip-hop Asli Purwakarta dan Puisi dari Bung Egie Suhendar selaku Wakil Koordinator Umum KOPEL yang secara konsisten membawakan pesan-pesan sosial melalui lirik-lirik mereka.

Bupati Purwakarta Buka TMMD ke-128 di Desa Sukajadi, Dorong Akses Ekonomi Warga

Setelah menuntaskan agenda di Bandung Creative Hub, perjalanan Movie Day ACFFEST 2026 akan kembali menuju Purwakarta Kota pada Minggu, 26 April 2026, sebagai puncak rangkaian festival film antikorupsi di wilayah ini.

× Advertisement
× Advertisement