Purwakarta, Jawa Barat – Rangkaian perjalanan Movie Day Jabar 2026 akhirnya mencapai puncaknya. Setelah sukses menggetarkan Wanayasa dan Kota Bandung, kolaborasi apik antara KPK RI dan Komunitas Pena dan Lensa (KOPEL) Purwakarta resmi ditutup dengan meriah di MAN Purwakarta, Minggu (26/4).
Mengusung catatan kuratorial “Imajinasi Urban”, titik terakhir ini menjadi ruang refleksi bagi ratusan siswa dan peserta yang hadir. Aula MAN Purwakarta dipenuhi energi muda yang antusias menyelami kedalaman cerita manusia urban melalui lensa sinema anti-korupsi.
Acara puncak ini kembali menghadirkan sesi pemutaran film-film pilihan ACFFEST yang sarat akan makna kejujuran, antara lain Hitler Mati di Surabaya, Crayon, A Cat Can Look at a King, Angpao, hingga Review Klinik Baru (ft. Sissy). Kehadiran para pemantik seperti Nanang Nugraha (Paksi KPK RI), Ardi Setiawan (Kurator), dan Rangga Maulana Iksan (Koordinator Umum KOPEL) menghidupkan suasana diskusi yang interaktif dan edukatif.
Tak hanya soal edukasi visual, panggung terakhir ini juga dimeriahkan oleh Special Performance yang memukau dari Bucek Yeah dan Nandika Putra, yang berhasil membakar semangat seluruh penonton yang hadir.
Perjalanan Movie Day tahun ini bukan sekadar tentang menonton film, melainkan tentang menghasilkan gagasan dan kesadaran bersama. Seperti pesan yang digaungkan sejak awal di Wanayasa, generasi sekarang ditantang untuk berani berbicara tentang integritas melalui kreativitas tanpa batas.
Dengan berakhirnya titik di MAN Purwakarta ini, diharapkan api integritas yang telah dinyalakan oleh ACFFEST dan KOPEL terus berkobar di hati para sineas muda dan pelajar Jawa Barat. Sampai jumpa di ruang-ruang kreatif selanjutnya, karena perubahan selalu dimulai dari sebuah pertemuan dan keberanian untuk bersuara.


