Jelajah Desa Kabar

Bahtera Nabi Nuh di Tepian Pantai Sedari; Ikon Wisata Religi Yang Ada Di Desa Srikamulyan

Keunikan arsitektur masjid yang berbentuk perahu dan memiliki 3 lantai ini, sebagaimana terpantau oleh media daridesa.com pada 23 Maret 2026, menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang ingin beribadah sekaligus berfoto, meskipun pembangunannya belum sepenuhnya 100% selesai.

Karawang, daridesa.com – Kabupaten Karawang kembali mencuri perhatian dengan hadirnya sebuah destinasi wisata religi yang monumental dan penuh filosofi. Berlokasi di Kampung Ciwaru, Desa Srikamulyan, Kecamatan Tirtajaya, berdiri megah Masjid Jati Al Mukarromah yang kini lebih populer dikenal warga dengan sebutan Masjid Kapal. Bangunan rumah ibadah ini memiliki arsitektur unik menyerupai perahu besar yang seolah-olah berlabuh di tengah hamparan area persawahan, sangat kontras namun selaras dengan pemandangan hijau di sekitarnya.

Desain masjid unik ini dianggap terinspirasi dari kisah heroik Bahtera Nabi Nuh AS, memberikan pesan spiritual yang mendalam sekaligus daya tarik visual bagi setiap pengunjung yang datang. Didirikan oleh tokoh masyarakat setempat, H. Sadi Samsoleh, masjid ini berdiri tegak di atas lahan seluas kurang lebih 5.000 meter persegi. Keunikan bentuknya menjadikan masjid ini viral di berbagai media sosial dan kini resmi menjadi magnet baru bagi wisatawan, baik warga lokal Karawang maupun dari luar daerah.

Berdasarkan pantauan langsung tim daridesa.com di lapangan pada Senin, 23 Maret 2026, Masjid Jati Al Mukarromah dirancang dengan struktur tiga lantai yang memiliki fungsi berbeda untuk menunjang kebutuhan jemaah dan pengunjung. Dua lantai utama di bagian bawah difokuskan sepenuhnya sebagai area ibadah salat yang tenang dan khusyuk dengan dominasi ornamen kayu jati yang menambah kesan hangat dan alami. Sementara itu, lantai ketiga atau bagian dek kapal menjadi area favorit bagi para wisatawan untuk menikmati embusan angin dan panorama alam sekitar, termasuk pemandangan laut yang samar terlihat karena lokasinya yang memang berdekatan dengan kawasan Pantai Wisata Sedari.

Meskipun sudah banyak dikunjungi dan aktif digunakan untuk berbagai kegiatan keagamaan, proses pembangunan Masjid Jati Al Mukarromah hingga saat ini belum sepenuhnya rampung seratus persen. Di beberapa sudut area bangunan masih terlihat papan imbauan agar pengunjung tetap berhati-hati dan menjaga anak-anak, mengingat pengerjaan penyempurnaan fasilitas masih terus berjalan di tengah antusiasme pengunjung yang terus mengalir. Kehadiran masjid ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat sujud yang nyaman, namun juga mampu menggerakkan roda ekonomi kreatif dan pariwisata bagi warga di Desa Srikamulyan.

Imbauan Keselamatan Pengunjung: Papan peringatan “Hati-Hati!” di halaman Masjid Kapal Jati Al Mukarromah di Desa Srikamulyan, Karawang, mengingatkan pengunjung untuk waspada di area pembangunan.

Bagi masyarakat yang sedang merencanakan perjalanan menuju Pantai Sedari, menepi sejenak di Masjid Kapal ini merupakan pilihan yang tepat. Selain untuk menunaikan kewajiban ibadah, pengunjung dapat merasakan sensasi unik berada di atas replika bahtera raksasa sambil menikmati ketenangan suasana pedesaan Tirtajaya yang asri.

Penuh Haru, HPPJ Gelar Halal Bihalal dan Doa Bersama Anak Yatim di Jungklang, Banyusari

Dari Desa | Membangun Kampung Halaman