Batang, Jawa Tengah – Pantai Ujungnegoro menjadi salah satu potensi wisata desa yang terus berkembang di Kabupaten Batang. Berada di wilayah pesisir utara Pulau Jawa, pantai ini menawarkan perpaduan wisata alam, religi, dan produk ekonomi kreatif yang dikelola dan dimanfaatkan oleh masyarakat setempat.
Pantai Ujungnegoro dikenal dengan suasana pantainya yang relatif tenang, hamparan laut lepas, serta hembusan angin pantai yang sejuk. Pemandangan laut dengan latar PLTU Batang menjadi ciri khas visual yang membedakan pantai ini dari destinasi lain di Kabupaten Batang. Setiap harinya, kawasan pantai ini ramai dikunjungi wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah, yang datang untuk bersantai, menikmati panorama laut, hingga menyaksikan matahari terbenam.
Keberadaan tebing di sisi pantai menjadi salah satu ikon Pantai Ujungnegoro. Tebing tersebut kerap dimanfaatkan pengunjung sebagai lokasi berfoto karena menyuguhkan pemandangan laut lepas yang menarik. Selain itu, fasilitas sederhana seperti ayunan di area pantai turut menambah daya tarik, khususnya bagi generasi muda.
Pantai Ujungnegoro juga memiliki nilai penting dari sisi religi dengan adanya Makam Syech Maulana Maghribi. Lokasi makam yang berada tidak jauh dari kawasan pantai ini menjadi tujuan peziarah dari berbagai daerah. Wisata religi tersebut turut mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Desa Ujungnegoro.
Dari sisi wahana wisata, pengelola menyediakan fasilitas speed boat yang dapat dinikmati pengunjung untuk menyusuri perairan sekitar pantai. Wahana ini dikenakan tarif Rp25.000 per orang dan menjadi alternatif aktivitas wisata selain menikmati keindahan pantai.

fasilitas speed boat Pantai Ujungnegoro Batang
Untuk masuk ke kawasan Pantai Ujungnegoro, pengunjung dikenakan tiket sebesar Rp5.000 per orang. Tarif tersebut dinilai terjangkau dan mendukung keterbukaan akses wisata bagi masyarakat luas.
Selain wisata alam dan religi, Pantai Ujungnegoro juga mendorong pengembangan ekonomi lokal melalui produk oleh-oleh khas desa. Terasi Rebon Super khas Desa Ujungnegoro menjadi salah satu produk unggulan yang banyak diminati wisatawan. Produk ini diolah secara tradisional oleh warga setempat dan menjadi identitas kuliner pesisir desa.
Berdasarkan data kunjungan, Pantai Ujungnegoro mampu menarik sekitar 74 ribu pengunjung setiap tahun. Angka tersebut menunjukkan potensi besar kawasan ini sebagai wisata berbasis desa yang dapat terus dikembangkan melalui kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan pemangku kepentingan terkait.
Dengan potensi alam, wisata religi, serta produk unggulan desa, Pantai Ujungnegoro menjadi contoh pengembangan wisata desa yang berkontribusi terhadap perekonomian lokal di Kabupaten Batang.
Penulis: Meilinda Tri Umami
Kabupaten Batang, Jawa Tengah

