Indahkan Hari di Tahun 2022 Dengan Memulai Menanam Tanaman Refugia

Indahkan Hari di Tahun 2022 Dengan Memulai Menanam Tanaman Refugia

Bertani, Daridesa.com – Hai sobat daridesa. Ada yang mau mulai berkebun atau yang sedang menunggu panen di awal tahun 2022 ini?. Pasti sudah mempersiapkan juga bagaimana menanggulangi hama tanaman yang tidak dapat dipisahkan dari aktifitas pertanian.

Hama tanaman dapat dimanipulasi tanpa merusak ekosistem loh, dengan menanam tanaman refugia. Refugia adalah tanaman difungsikan sebagai mikrohabitat bagi musuh alami baik predator maupun parasitoid sehingga tercipta dengan baik.

Refugia akan menarik perhatian musuh alami dan hama tanaman, selain itu sebagai sumber tempat berlindung dan makanan untuk musuh alami karena kandungan nektar dan madunya. Sedangkan hama yang bersembunyi pada tanaman ini akan dimangsa oleh serangga predator dan parasitoid.

Keberadaan musuh alami tersebut bermanfaat dalam mengontrol jumlah populasi hama dikebun. Dengan adanya tanaman refugia dapat mengundang banyak jenis serangga yang akan terciptanya agroekosistem yang seimbang. Dimana jumlah hama dapat ditekan dengan keberadaan musuh alaminya, dan penggunaan pestisida dapat dikurangi.

Tanamam refugia ini diantaranya Bunga Matahari, Kenikir, Bunga Kertas, Celosia (Bunga Jengger Ayam), dan Marigold. Pasti sudah tidak asing kan dengan keberadaannya?

Tanaman refugia umumnya memlilki warna yang mencolok, hal ini yang membuat musuh alami dan hama penyakit tertarik dan dijadikan sebagai sumber kehidupan. Dapat memberi indah lahan juga tapi dengan tanpa merusak ekosistem. Keren banget kan.

Waktu tanam refugiapun baiknya dilakukan sebelum tanaman utama, hal ini dimaksudkan ketika tanaman utama yang akan dibudidayakan tumbuh kepermukaan atau besar, tanaman refugia berbunga. Jenis tanaman refugia yang ditanam benih dan bibitnya mudah didapatkan dan ditanam, regenerasi tanaman cepat serta bekelanjutan.

Selamat mencoba sobat daridesa.
Happy new year 2022!

ARTIKEL TERKAIT
Gunung Rahayu: Antara Pengembangan Wisata dan Dampak Sosial

Gunung Rahayu: Antara Pengembangan Wisata dan Dampak Sosial

Gemuruh Dibalik Sawah

Gemuruh Dibalik Sawah

Rumah Kosong Hidup Kembali, Desa Ditantang Hadirkan Ruang Kreatif

Rumah Kosong Hidup Kembali, Desa Ditantang Hadirkan Ruang Kreatif

HUT ke-80 RI di Purwakarta Diperingati dengan Upacara Khidmat dan Karnaval Meriah

HUT ke-80 RI di Purwakarta Diperingati dengan Upacara Khidmat dan Karnaval Meriah

Menghidupkan Literasi Desa: Saresahan Aksara KKN STAI Riyadhul Jannah di Taringgul Tengah

Menghidupkan Literasi Desa: Saresahan Aksara KKN STAI Riyadhul Jannah di Taringgul Tengah

PORSA 2025 STIE Wikara Resmi Dibuka, Angkat Tema “Mahasiswa Satu Suara, Satu Rasa”

PORSA 2025 STIE Wikara Resmi Dibuka, Angkat Tema “Mahasiswa Satu Suara, Satu Rasa”