Panwaslu Tegalwaru Tingkatkan Kualitas Pengawasan Menuju 7 Hari Jelang Pemilu

Panwaslu Tegalwaru Tingkatkan Kualitas Pengawasan Menuju 7 Hari Jelang Pemilu

Kabar, daridesa.com – Ketua Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Tegalwaru Bubun Solihin, SP meminta jajaran Pengawas di tegalwaru untuk meningkatkan kualitas pengawasan terhadap proses kampanye dan Distribusi Logistik Pemilu 2024, menjelang berakhirnya masa kampanye pada 10 Februari 2024 dan dimulainya masa tenang.

“masa kampanye yang tinggal sebentar lagi, maka panwaslu kecamatan tegalwaru akan meningkat kualitas pengawasan kampanye di wilayah kec. tegalwaru dan pelaksanaan distribusi logistik yang berada dalam waktu yg bersamaan ,” kata Bubun Solihin, SP dalam kegiatan pres releales di kantor panwas tegalwaru, Selasa.

Koordinator Divisi SDM dan Organisasi tersebut memandang bahwa sisa hari dalam tahapan kampanye ini masih memiliki potensi tinggi terjadinya pelanggaran.

sementara itu Husen Dendi selaku Kordiv Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa mengatakan bahwa Panwaslu Kec. Tegalwaru dan jajaran akan mempersiapkan langkah-langkah dan pemetaan permasalahan di wilayah masing-masing yang mungkin terjadi dalam masa tenang atau setelah masa kampanye.

“Lakukan koordinasi dengan stakeholder (pemangku kepentingan) terkait dengan pembersihan alat peraga kampanye (APK) yang masih terpasang di masa tenang. Pastikan APK semua harus sudah tertib tanggal 10 tengah malam di pergantian hari,” ujar Husen menegaskan.

Dokumentasi : Panwascam Tegalwaru

Selain tahap pengawasan Masa Kampanye saat ini juga beririsan dengan pendistribusian Logistik Pemilu tahun 2024, deden Abduloh selaku kordiv Pencegahan dan Hukum menjelaskan bahwa saat ini pihaknya akan melakukan pengawasan dengan metode 531, H-5 distribusi dari KPU Ke PPK, H-3 distribusi dari PPK ke PPS dan H-1 dari PPS ke TPS dan memastikan Tepat Waktu, Tepat Jumlah, Tepat Jenis, Tepat sasaran, Tepat jenis sesuai dengan PKPU.

Oleh karena itu, ia dan jajarannya akan memetakan jalur distribusi Logistik ke daerah-daerah apalagi saat ini sedang dalam musim penghujan dan jalur mana saja yang dianggap rawan dalam pendistribusian baik jarak maupun rawan secara geofrafis.

“Kerja-kerja pengawasan logistik harus dipersiapakan sebaik mungkin, mengingat cuaca masuk musim penghujan dan benerapa desa yang mempunyai letak geografis yang jauh dan berada di pegunungan hingga dipinggir sungai citarum,” ujar Deden.

ARTIKEL TERKAIT
Gunung Rahayu: Antara Pengembangan Wisata dan Dampak Sosial

Gunung Rahayu: Antara Pengembangan Wisata dan Dampak Sosial

Gemuruh Dibalik Sawah

Gemuruh Dibalik Sawah

Rumah Kosong Hidup Kembali, Desa Ditantang Hadirkan Ruang Kreatif

Rumah Kosong Hidup Kembali, Desa Ditantang Hadirkan Ruang Kreatif

HUT ke-80 RI di Purwakarta Diperingati dengan Upacara Khidmat dan Karnaval Meriah

HUT ke-80 RI di Purwakarta Diperingati dengan Upacara Khidmat dan Karnaval Meriah

Menghidupkan Literasi Desa: Saresahan Aksara KKN STAI Riyadhul Jannah di Taringgul Tengah

Menghidupkan Literasi Desa: Saresahan Aksara KKN STAI Riyadhul Jannah di Taringgul Tengah

PORSA 2025 STIE Wikara Resmi Dibuka, Angkat Tema “Mahasiswa Satu Suara, Satu Rasa”

PORSA 2025 STIE Wikara Resmi Dibuka, Angkat Tema “Mahasiswa Satu Suara, Satu Rasa”