Kabar

Kunjungi Serang, 3 Menteri Minta Laba Kopdes Disetor ke Desa untuk Kesejahteraan Rakyat

Menkop, Mendes PDT, dan Mensos Mengunjugi Koperasi Desa Merah Putih di Ciruas, Kabupaten Serang, Banten

Kabupaten Serang, daridesa.com – Langkah penguatan ekonomi desa melalui skema korporasi terus digulirkan. Tiga menteri Kabinet Merah Putih melakukan kunjungan kerja ke Koperasi Unit Desa (Kopdes) di wilayah Serang untuk meninjau efektivitas tata kelola ekonomi lokal. Dalam kunjungan tersebut, pemerintah menekankan pentingnya kontribusi laba koperasi terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes).

Kehadiran para menteri ini bertujuan untuk memastikan bahwa koperasi desa tidak hanya sekadar berjalan, tetapi mampu menjadi mesin ekonomi yang tangguh. Fokus utama yang dibahas adalah bagaimana pembagian hasil usaha dapat dirasakan langsung oleh pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat desa setempat.

Menteri Desa dan Pembangunan Tertinggal (Mendes PDT) menegaskan agar minimal 20% dari total keuntungan bersih koperasi disetorkan kembali ke kas desa sebagai pendapatan resmi, yang kemudian dana tersebut nantinya diproyeksikan untuk membiayai program pemberdayaan masyarakat.

“Mari kita sukseskan Kopdes ini dari, oleh, dan untuk rakyat karena sekurang-kurangnya 20 persen seluruh keuntungannya akan kembali sebagai pendapatan desa,” Ujar Yandri di Serang, Selasa (24/2/2026).

Sementara itu, Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono kembali menegaskan, Kopdes Ranjeng di Serang ini diharapkan untuk dapat dikelola dengan serius dari para pengurus atau pengelola setelah seluruh bangunan fisik dinyatakan telah selesai dan memenuhi kelayakan untuk beroperasi. Selain itu dengan bergabungnya para penerima program PKH maka jumlah anggota akan semakin besar sehingga potensi untuk tumbuh lebih cepat semakin terbuka.

Hubungan Bupati dan Wabup Purwakarta Memanas? Curhatan Ini Jadi Sorotan

“Kopdes ini akan menjadi instrumen pemutar uang di desa Ranjeng sehingga akan menjadi penggerak ekonomi di sini dan secara agregat akan mendorong pertumbuhan ekonomi secara nasional,” ujarnya.

Secara nasional, kata Ferry, saat ini sudah ada ribuan Kopdes/Kelutahan Merah Putih yang dipastikan selesai pembangunan aset fisiknya berupa gerai, gudang dan sarana prasarana pendukung lainnya. Sementara di Kabupaten Serang terdapat 8 unit Kopdes/Kelurahan Merah Putih yang dinyatakan selesai 100 persen pembangunannya.

Selain itu, Menteri Sosial (Mensos) Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) menekankan, penerima bantuan sosial tidak hanya menerima perlindungan, tetapi juga diarahkan menuju pemberdayaan melalui koperasi desa. Ia menegaskan pentingnya data akurat dalam pelaksanaan program sosial sesuai Instruksi Presiden No. 4/2025.

Melalui Kopdes Merah Putih ini, tiga strata kehidupan masyarakat akan terakomodir seluruhnya. Lebih lanjut, ia menegaskan transformasi penerima bansos menuju anggota koperasi desa menjadi suatu pilihan yang rasional.

“Kalau para penerima manfaat PKH ini masuk menjadi anggota Kopdes setiap akhir tahun akan dapat SHU (Sisa Hasil Usaha). Ini dimaksudkan agar bapak ibu lebih berdaya, mandiri, dan sejahtera,” ujar Gus Ipul.

Pasar Rebo Purwakarta Kebakaran Dini Hari