Karawang, daridesa.com – Suasana hangat menyelimuti Desa Purwadana, Kecamatan Telukjambe Timur, saat ratusan warga berkumpul dalam kegiatan buka puasa bersama yang penuh keberkahan di bulan Ramadan 2026 ini. Momentum ini tidak sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana penyaluran berbagai bantuan sosial yang menyasar 390 warga desa.
Kegiatan ini berhasil terlaksana berkat sinergi yang apik antara pemerintah desa dengan pelaku usaha, di mana PT Bukit Muria Jaya (BMJ) menjadi salah satu mitra utama dalam aksi kepedulian tersebut. Selain menyasar warga umum, bantuan juga diberikan secara merata kepada 168 anak yatim, 13 masjid, 13 ketua DKM, serta 18 guru ngaji yang selama ini berdedikasi bagi lingkungan Desa Purwadana.
General Service Manager PT Bukit Muria Jaya, Arief Rachman, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar sekaligus upaya untuk mempererat tali silaturahmi.
“Acara hari ini adalah buka puasa bersama antara para pengusaha di Desa Purwadana bersama pemerintah desa, aparat TNI-Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta anak-anak yatim dan kaum dhuafa,” ujarnya pada Senin (16/3).
Arief juga menjelaskan bahwa agenda ini bukan sekadar buka bersama biasa, melainkan bagian dari program rutin penyaluran santunan setiap bulan suci. Menurutnya, dukungan masyarakat sangat krusial bagi keberlanjutan perusahaan.
“Kegiatan ini sudah lama dan menjadi agenda rutin. Ini bentuk terima kasih kami kepada masyarakat yang telah mendukung keberlangsungan perusahaan,” paparnya seraya menambahkan bahwa lingkungan yang kondusif hanya bisa tercipta berkat peran aktif warga dan pemerintah.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Purwadana, E. Heryana, menegaskan bahwa acara tahunan ini dirancang untuk memperkuat ikatan antara pemerintah desa, ulama, dan warga. “Ini adalah kegiatan rutin tahunan, yaitu buka bersama dan silaturahmi antara pemerintah desa dengan para ulama, pengurus DKM, tokoh masyarakat, pelaku usaha, serta anak yatim dan kaum jompo,” ungkap Heryana.
Dalam kesempatan tersebut, bantuan dialokasikan secara mendetail, mulai dari bantuan operasional untuk 13 masjid masing-masing sebesar Rp 1.500.000, santunan bagi 390 warga dan 168 anak yatim yang masing-masing menerima Rp 50.000, insentif untuk 13 ketua DKM sebesar Rp 400.000, hingga apresiasi bagi 18 guru ngaji sebesar Rp 500.000.
Menutup kegiatan tersebut, Heryana menaruh harapan besar agar semangat berbagi ini terus berlanjut dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam menghadapi persiapan hari raya Idul Fitri.
“Semoga melalui kegiatan ini terjalin hubungan yang harmonis antara umara dan ulama, sehingga tercipta kesejukan dan keberkahan. Mudah-mudahan Ramadan ini membawa kebaikan dan kita bisa bertemu kembali di Ramadan berikutnya,” pungkasnya dengan penuh harap.
Dari Desa | Membangun Kampung Halaman

