Ratusan Ibu-ibu di Desa Lebo Batang, Pamerkan Usahanya di Kilau Ramadhan

Ratusan Ibu-ibu di Desa Lebo Batang, Pamerkan Usahanya di Kilau Ramadhan

Batang, daridesa.com – Pemberdayaan masyarakat khususnya dikalangan ibu-ibu terus dikembangkan, seperti yang dilakukan ibu-ibu di Desa Lebo Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang, dengan hadirnya Komunitas Ibu-ibu Lebo Asyik Usaha (KILAU).

Ratusan ibu-ibu dan mbak-mbak terbilang aktif dan kreatif dalam komunitas tersebut, dimulai dari saling menawarkan usaha rumahannya, saling menjual dan membeli.

Pada kesempatan dan memanfaaatkan momentum Ramadhan, komunitas ini melaksankan Event “Kilau Ramadhan”, untuk mengenalkan keberadaan KILAU pada masyarakat yang lebih luas.

Dewi Krisnawati sebagai pengerak komunitas tersebut menyampaikan, dilaksanakannya Event selain mengenalkan KILAU juga untuk menjaring lebih banyak lagi perempuan di Desa Lebo yang punya usaha untuk bergabung.

“Dan yang belum punya usaha akhirnya tertarik untuk memulai usaha juga, karena usaha bisa apa saja, bisa jualan barang, bisa juga jasa,” ungkapnya.

Untuk memeriahkan event, ada lomba untuk anak seperti lomba mewarnai dan peragaan busana. Bahkan kegiatan literasi dikenalkan kepada anak-anak di lapak Gelaran Moco yang mana menjadi daya tarik tersendiri saat ngabuburit di Kilau Ramadhan.

“Kami panitia menyediakan minyak goreng dengan harga murah dengan syarat harus membeli produk ibu-ibu dengan minimal pembelian Rp.20.000, tujuannya agar tidak ada penjual yang pulang dengan tangan kosong,” jelas Dewi kepada daridesa.com pada Senin (23/04).

Lanjut Dewi mengatakan, bahwa event ramadhan akan menjadi acara tahunan yang terus diselenggarakan, karena antusias para penjual serta masyarakat menjadi spirit tersendiri.

” Nantinya rangkaian acara kami buat di dalam 1 bulan setiap weekend cukup bervariasi mulai dari live musik, musikalisasi puisi, lapak baca, lomba mewarnai, lomba fashion show, lomba foto, serta stand minyak goreng subsidi oleh kilau yang selalu ramai di serbu ibu-ibu,” tambahnya.

Terakhir, masyarakat merasa senang dengan terselengara event, karena menurutnya menarik dan belum pernah ada hal semacam ini di Desa Lebo. Minyak goreng subsidi yang disediakan juga sangat membantu ditengah harga minyak sangat melambung tinggi.

Pewarta : Siti Jazimah

ARTIKEL TERKAIT
Gunung Rahayu: Antara Pengembangan Wisata dan Dampak Sosial

Gunung Rahayu: Antara Pengembangan Wisata dan Dampak Sosial

Gemuruh Dibalik Sawah

Gemuruh Dibalik Sawah

Rumah Kosong Hidup Kembali, Desa Ditantang Hadirkan Ruang Kreatif

Rumah Kosong Hidup Kembali, Desa Ditantang Hadirkan Ruang Kreatif

HUT ke-80 RI di Purwakarta Diperingati dengan Upacara Khidmat dan Karnaval Meriah

HUT ke-80 RI di Purwakarta Diperingati dengan Upacara Khidmat dan Karnaval Meriah

Menghidupkan Literasi Desa: Saresahan Aksara KKN STAI Riyadhul Jannah di Taringgul Tengah

Menghidupkan Literasi Desa: Saresahan Aksara KKN STAI Riyadhul Jannah di Taringgul Tengah

PORSA 2025 STIE Wikara Resmi Dibuka, Angkat Tema “Mahasiswa Satu Suara, Satu Rasa”

PORSA 2025 STIE Wikara Resmi Dibuka, Angkat Tema “Mahasiswa Satu Suara, Satu Rasa”