Film Panca Waluya Dari Desa Kiarapedes Purwakarta Masuk Nominasi 5 Film Terbaik Kemendes

PurwakartaKabar membanggakan datang dari dunia perfilman edukatif daerah. Film berjudul “Panca Waluya”, karya Hendrian Permana, sineas asal Purwakarta, yang mewakili Desa Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, berhasil masuk dalam nominasi 5 Film Terbaik dalam kegiatan Hari Desa Nasional 2026, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

Film “Panca Waluya” mengangkat nilai-nilai pendidikan karakter yang berpijak pada kearifan lokal Sunda, yaitu Cageur, Bageur, Bener, Pinter, dan Singer. Nilai-nilai tersebut dikemas dalam cerita yang dekat dengan kehidupan masyarakat desa, khususnya generasi muda, sehingga mudah dipahami dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Masuknya “Panca Waluya” dalam nominasi ini menjadi bukti bahwa karya anak daerah mampu bersaing secara nasional dan memberikan kontribusi nyata dalam penguatan karakter masyarakat desa. Film ini dinilai tidak hanya menyajikan hiburan, tetapi juga membawa pesan moral dan edukatif yang kuat.

Kepala Desa Kiarapedes, Eden Sudana, menyampaikan rasa bangga atas capaian ini. Ia menilai keberhasilan film “Panca Waluya” menjadi bukti bahwa potensi desa, jika dikelola dengan kreatif, mampu melahirkan karya yang diakui di tingkat nasional.

Sementara itu, Hendrian Permana menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas apresiasi yang diberikan Kemendes. Ia berharap film ini dapat diputar di berbagai desa, sekolah, dan ruang-ruang edukasi lainnya sebagai media pembelajaran karakter bagi generasi penerus bangsa.

Film Sandekala Tembus Festival Nasional dan Internasional, Bukti Bangkitnya Ekosistem Film Lokal Purwakarta

Pemerintah desa masyarakat dan berbagai pihak yang terlibat dalam produksi film ini juga memberikan dukungan penuh, serta berharap prestasi ini dapat memotivasi lahirnya karya-karya kreatif lainnya dari Desa Kiarapedes, Purwakarta, dan daerah lainnya.

Dengan masuknya “Panca Waluya” dalam nominasi 5 Film Terbaik Kemendes, diharapkan film ini semakin dikenal luas dan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat desa untuk terus berkarya, berinovasi, dan menjaga nilai-nilai budaya luhur bangsa. (Red)