Purwakarta, Jawa Barat – Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf) Purwakarta terus mendorong pengusaha Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk beradaptasi dengan perkembangan digital. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui pemanfaatan aplikasi Gapuraapp.com, sebuah platform digital asal Purwakarta yang memungkinkan UMKM memiliki toko dan katalog produk secara online.
Kepala Bidang Data & Informatika Komite Ekraf Purwakarta, Fariz Ramadhan, menyampaikan bahwa aplikasi Gapura dirancang agar mudah digunakan oleh pengusaha UMKM dari berbagai latar belakang.
“Aplikasi mobile Gapura dibuat agar UMKM bisa dengan mudah memiliki toko online sendiri. Prosesnya sederhana dan terbuka, sehingga produk UMKM Purwakarta dapat dikenal lebih luas,” ujar Fariz Ramadhan.
Fariz menjelaskan, langkah-langkah pendaftaran toko di aplikasi Gapuraapp.com cukup mudah. Pengusaha UMKM pertama-tama membuka aplikasi mobile Gapuraapp.com kemudian login menggunakan akun Gmail. Setelah berhasil masuk, pengguna diminta mengisi data toko dan melengkapi informasi usaha agar profil toko tampil jelas dan informatif.
Selanjutnya, pengusaha UMKM dapat mulai menambahkan produk dengan menekan ikon tanda tambah (plus, red) yang berada di bagian kanan bawah aplikasi. Pengguna kemudian mengisi data produk yang diperlukan, seperti nama dan keterangan produk, lalu menyimpannya. Setelah proses tersebut selesai, produk akan otomatis tampil dalam katalog toko online.
“Dalam beberapa langkah saja, UMKM sudah memiliki katalog produk digital yang bisa diakses oleh masyarakat,” jelas Fariz.
Selain itu, aplikasi Gapura juga dilengkapi dengan fitur berbagi tautan toko. Jika ingin membagikan katalog produk, pelaku UMKM cukup menekan ikon atau tombol share yang tersedia di bagian kanan atas aplikasi. Tautan toko tersebut dapat dibagikan melalui media sosial maupun aplikasi pesan instan.
Dengan adanya fitur tersebut, kami Komite Ekraf berharap UMKM semakin terdorong untuk memanfaatkan platform digital sebagai sarana promosi dan pemasaran produk.
“Setelah toko dibuat dan produk diunggah, UMKM sudah memiliki etalase online yang bisa dibagikan ke mana saja. Ini langkah awal untuk memperluas pasar dan memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Purwakarta,” pungkasnya. (Red)

