Purwakarta, Jawa Barat – Menjelang peringatan hari jadi Purwakarta ke-195 dan Kabupaten Purwakarta ke-58, Ketua Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf), Hadi Albulaqi, mendorong pemerintah daerah untuk menggelar lomba desain logo resmi sebagai bagian dari rangkaian perayaan.
Menurut Hadi, lomba logo tidak hanya menjadi simbol peringatan hari jadi, tetapi juga dapat menjadi ruang partisipasi dan apresiasi bagi pelaku ekonomi kreatif, khususnya subsektor desain komunikasi visual (DKV), untuk menampilkan karya terbaik mereka.
“Kami berharap Pemda bisa membuka ruang kreativitas melalui lomba logo hari jadi Purwakarta tahun ini. Ini bukan sekadar visual, tapi juga representasi identitas dan semangat Purwakarta ke depan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan semacam ini dapat memberikan dampak positif, baik dari sisi ekonomi maupun pengembangan potensi masyarakat. Dengan melibatkan masyarakat secara langsung, perayaan hari jadi akan terasa lebih inklusif dan mampu membangun rasa memiliki terhadap daerah.
Lebih jauh, Hadi menilai potensi subsektor DKV di Purwakarta cukup besar dan perlu difasilitasi secara konkret. Lomba logo dinilai bisa menjadi momentum penting untuk menemukan identitas visual yang kuat sekaligus mendorong lahirnya karya desain grafis yang bisa menjadi kebanggaan daerah.
“Ini kesempatan bagi anak-anak muda kreatif untuk tampil. Sekaligus jadi ajang apresiasi terhadap karya teman-teman DKV yang selama ini mungkin belum banyak terekspos, padahal di tingkat nasional hingga internasional karya mereka sudah memiliki nilai ekonomi,” tambahnya.
Selain itu, Hadi juga menyarankan agar lomba tersebut dikemas secara profesional dengan melibatkan dewan juri dari kalangan praktisi desain, akademisi, serta perwakilan pemerintah. Ia menekankan pentingnya proses kurasi yang transparan dan terbuka guna menjaga kualitas serta kepercayaan publik terhadap hasil yang terpilih.
Ia berharap logo yang nantinya terpilih tidak hanya digunakan untuk kebutuhan seremoni semata, tetapi juga bisa menjadi bagian dari strategi branding daerah dalam jangka panjang.
“Dengan identitas visual yang berkarakter dan relevan, Purwakarta diyakini mampu meningkatkan daya tarik, baik dari sisi pariwisata, investasi, maupun penguatan citra sebagai daerah yang mendukung perkembangan ekonomi kreatif,” pungkasnya. (Red)
Berita Dari Desa | Membaca Kampung Halaman


