Kabar

Laporan Nelayan Ditindaklanjuti, PHE ONWJ Klaim Perairan Ciparage Aman

Gelembung yang muncul di perairan Karawang, diduga akibat kebocoran pipa gas di tengah laut. DARIDESA-Tangkap Layar Video FB Deden Dermawanto
Gelembung yang muncul di perairan Karawang, diduga akibat kebocoran pipa gas di tengah laut. DARIDESA-Tangkap Layar Video FB Deden Dermawanto

Karawang, Jawa Barat – Laporan nelayan mengenai dugaan kebocoran pipa gas di Perairan Ciparage, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang, mendapat respons dari PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ). Setelah melakukan penyisiran dan pengecekan, perusahaan menyatakan tidak menemukan indikasi kebocoran pada fasilitas operasionalnya.

Manager Communication Relations & CID Regional Jawa PHE ONWJ, Pinto Budi Bowo Laksono, mengatakan pengecekan dilakukan menyusul laporan nelayan dan beredarnya video yang memperlihatkan gelembung di permukaan laut sekitar lima mil dari Muara Ciparage. Hingga Sabtu (25/7/2026), menurut perusahaan, seluruh parameter operasi berada dalam kondisi normal dan tidak ditemukan anomali pada jalur pipa.

Sebelumnya, nelayan melaporkan kemunculan gelembung di permukaan laut saat melaut pada Jumat (24/7). Temuan tersebut memunculkan kekhawatiran karena kawasan itu merupakan daerah tangkap yang setiap hari menjadi sumber penghidupan masyarakat pesisir. Laporan itu mendorong nelayan meminta pengecekan segera untuk memastikan keselamatan aktivitas melaut dan kondisi lingkungan perairan.

Meski PHE ONWJ menyatakan area tersebut aman berdasarkan hasil penyisiran laut dan pemantauan udara (flyover), masyarakat pesisir berharap hasil pemantauan terus disampaikan secara terbuka. Bagi nelayan, kepastian kondisi perairan tidak hanya berkaitan dengan operasional perusahaan, tetapi juga menyangkut keselamatan mereka serta keberlanjutan sumber daya laut yang menjadi tumpuan ekonomi warga. (Anm)

Dari Desa | Membaca Kampung Halaman

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Kasepuhan Ciptamulya Desa Sirnaresmi Sukabumi