SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabar

Kekeringan Landa Dua Desa di Babakan Madang Bogor, 3.060 Warga Krisis Air Bersih

(Foto: Dok. BPBD via Kompas.com)

Bogor, Jawa Barat – Krisis air bersih melanda dua desa di Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (10/7/2026). Akibatnya, sebanyak 3.060 warga kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih setiap harinya.

Kekeringan terjadi di Desa Karang Tengah dan Desa Cijayanti. Di Desa Karang Tengah, dampak dirasakan warga di empat RT, sementara di Desa Cijayanti tiga kampung terdampak sekaligus, yaitu Kampung Babakan Cicerewed, Kampung Cijayanti 2, dan Kampung Cimangurang, dengan total 704 KK atau 2.319 warga.

“Intensitas hujan yang menurun mengakibatkan sumber mata air warga berkurang sehingga masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih di setiap harinya,”

ungkap Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, dikutip daridesa.com dari kompas.com (12/07/2026).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor menyalurkan total 30.000 liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak. Sebanyak 20.000 liter di antaranya disalurkan ke wilayah Desa Cijayanti melalui empat ritase mobil tangki, dengan udara yang diambil dari Kantor BPBD Kabupaten Bogor dan PT Taratak Bumindo Citaringgul.

Strategi Inovatif KPPM Mahasiswa Wikara Atasi Sampah di Desa Pangkalan, Purwakarta

Adam menjelaskan, petugas terlebih dahulu berkoordinasi dengan aparat desa dan melakukan asesmen sebelum mendistribusikan bantuan air bersih kepada warga. Ia menambahkan, kekeringan ini memicu penurunan curah hujan dalam waktu yang cukup lama sehingga ketersediaan air bersih di wilayah terdampak terus berkurang. Saat ini, kebutuhan utama warga masih berupa pasokan udara bersih.

Berita Dari Desa | Membangun Kampung Halaman

× Advertisement
× Advertisement