Purwakarta, Jawa Barat – Dalam upaya meningkatkan nilai tambah produk lokal, Putri Kebaya berkolaborasi dengan Wikara (KPPM Kelompok 12 Sindang Panon) menggelar workshop pengembangan produk Sirup Gula Aren (Siparen). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk sekaligus mendorong inovasi usaha berbasis potensi lokal.
Workshop menghadirkan Susi Herbalass sebagai narasumber yang membagikan pengetahuan dan pengalaman mengenai pengembangan produk olahan herbal dan pangan lokal. Dalam pemaparannya, Susi Herbalass menjelaskan pentingnya menjaga kualitas bahan baku, menerapkan proses produksi yang higienis, serta mengembangkan produk yang memiliki cita rasa, nilai jual, dan daya saing di pasar.
Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti sesi praktik pembuatan Sirup Gula Aren (Siparen), mulai dari teknik pengolahan, formulasi produk, pengemasan, hingga strategi pemasaran. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh wawasan dan keterampilan yang dapat diterapkan dalam pengembangan usaha berbasis gula aren.
Kolaborasi antara Putri Kebaya dan Wikara (KPPM Kelompok 12 Sindang Panon) menjadi wujud sinergi dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan produk unggulan desa. Sirup Gula Aren (Siparen) diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomi gula aren sekaligus menjadi produk khas yang memiliki daya saing di pasar yang lebih luas.
Dengan terselenggaranya workshop ini, Putri Kebaya dan Wikara berharap inovasi Siparen dapat terus berkembang, baik dari segi kualitas, variasi produk, maupun jangkauan pemasaran. Kolaborasi ini juga diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat potensi ekonomi lokal melalui inovasi dan kerja sama yang berkelanjutan.
Berita Dari Desa | Membangun Kampung Halaman

