Purwakarta, Jawa Barat – Suasana haru menyelimuti acara perpisahan siswa kelas IX SMPN 7 Purwakarta. Ratusan siswa bersama orang tua larut dalam momen penuh makna saat mengikuti prosesi membasuh kaki orang tua sebagai simbol bakti, rasa syukur, serta permohonan doa restu sebelum melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Prosesi yang digelar di lapangan sekolah itu menjadi salah satu rangkaian acara yang paling menyentuh. Dengan membawa air dan handuk kecil, para siswa secara bergantian membasuh kaki ayah dan ibu mereka, kemudian memohon maaf atas segala kesalahan serta meminta doa untuk masa depan mereka.
Suasana berubah emosional ketika para siswa mulai menyampaikan ungkapan terima kasih kepada orang tua yang telah mendampingi dan berjuang demi pendidikan mereka. Tangis pun pecah di berbagai sudut lapangan. Banyak orang tua terlihat tak mampu menahan haru saat memeluk anak-anak mereka usai prosesi berlangsung.
Pihak sekolah menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni perpisahan, melainkan bagian dari pendidikan karakter yang bertujuan menanamkan nilai penghormatan, rasa syukur, dan kecintaan kepada orang tua.
“Kami ingin anak-anak memahami bahwa keberhasilan mereka hingga berada di titik ini tidak terlepas dari doa, pengorbanan, dan kerja keras orang tua. Melalui prosesi ini, kami berharap mereka tumbuh menjadi pribadi yang menghargai jasa ayah dan ibu,” ujar salah satu guru dalam sambutannya.
Tak sedikit siswa yang tampak menangis saat menyampaikan permintaan maaf dan rasa terima kasih kepada kedua orang tuanya. Beberapa orang tua bahkan langsung memeluk anak mereka dengan penuh kasih di tengah suasana yang begitu mengharukan.
Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena dinilai sarat dengan nilai moral dan pendidikan karakter. Selain menjadi momen perpisahan, prosesi itu juga menjadi ruang refleksi bagi para siswa untuk menyadari besarnya peran orang tua dalam perjalanan hidup dan pendidikan mereka.
Prosesi sederhana namun penuh makna itu menjadi pengingat bahwa di balik setiap langkah dan pencapaian seorang anak, terdapat doa yang tak pernah putus serta pengorbanan besar dari orang tua yang tak ternilai harganya. Acara perpisahan SMPN 7 Purwakarta tahun ini pun meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh siswa, orang tua, dan guru yang hadir.


