NASIONAL – Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih atau Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) kini telah tersebar di 38 provinsi di Indonesia. Total nilai transaksi yang dilakukan melalui koperasi ini mencapai Rp56.799.443.896 dari 54.303 volume transaksi, berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Simkopdes) per Jumat (17/7/2026) siang.
Sejumlah produk yang dijual di Kopdes Merah Putih tercatat memiliki nilai transaksi mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah, dengan komoditas pupuk menjadi penyumbang transaksi terbesar sepanjang 2026.
Berikut daftar lengkap 10 produk terlaris di Kopdes Merah Putih:
1. Pupuk NPK Phonska
Nilai transaksi: Rp15.093.051.120
Volume transaksi: 8.178.733
2. Pupuk urea N 46 persen
Nilai transaksi: Rp11.272.048.800
Volume transaksi: 6.206.984
Jika digabungkan, kedua produk pupuk ini menyumbang transaksi dengan nilai lebih dari Rp26 miliar.
3. Barang lainnya
Nilai transaksi: Rp7.958.977.459
Volume transaksi: 529.525
4. Minyak goreng Bimoli 5 liter
Nilai transaksi: Rp3.628.380.240
Volume transaksi: 606
5. Beras medium SPHP 5 kg
Nilai transaksi: Rp2.496.015.253
Volume transaksi: 55.990
6. Beras
Nilai transaksi: Rp1.142.761.639
Volume transaksi: 27.058
7. Sunco minyak goreng pouch 5L
Nilai transaksi: Rp514.466.841
Volume transaksi: 11.478
8. Gas LPG 3 kg
Nilai transaksi: Rp485.921.231
Volume transaksi: 25.909
9. Gula KTM 1 kg
Nilai transaksi: Rp284.781.730
Volume transaksi: 16.204
10. Filter Surya Merah 12 (rokok)
Nilai transaksi: Rp273.345.299
Volume transaksi: 10.377
Selain komoditas pertanian dan kebutuhan pokok, Koperasi Merah Putih juga menjual produk rokok, yang turut masuk dalam daftar 10 besar produk terlaris.
Sumber: Simkopdes

