Ruang Warga

Bantu UMKM Bojong Timur Naik Kelas, Ini Langkah KKN 05 STIES

Sesi foto bersama narasumber, aparatur desa Bojong Timur, dan peserta 'Ruang Berdaya' usai penyerahan sertifikat. (Dok. Istimewa)
Sesi foto bersama narasumber, aparatur desa Bojong Timur, dan peserta 'Ruang Berdaya' usai penyerahan sertifikat. (Dok. Istimewa)

Purwakarta, Jawa Barat  Dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan memperkuat daya saing pelaku usaha, Kelompok 5 Kuliah Kerja Nyata (KKN) STIES Indonesia Purwakarta sukses menggelar program kerja utama bertajuk “Ruang Berdaya” di Bale Paseban Sauyunan, Desa Bojong Timur, Sabtu (22/8/2026).

Mengusung tema “Meningkatkan Kapasitas Masyarakat melalui Pengelolaan Keuangan dan Pengembangan Usaha”, kegiatan ini ditujukan untuk memberikan edukasi terstruktur kepada masyarakat, khususnya para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal terkait manajemen keuangan dan legalitas usaha.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh jajaran aparatur pemerintah desa, pengurus PKK, pelaku UMKM, serta warga setempat. Turut hadir pula narasumber dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Purwakarta serta Galeri Investasi Syariah Bursa Efek Indonesia (GISBEI) STIES.

Fokus pada Literasi Keuangan dan Legalitas Usaha

Rangkaian acara diawali dengan sambutan dari Ketua Pelaksana KKN, Rahmat Nuraji, dilanjutkan oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ahmad Ali Sopian, S.E., M.E., dan Sekretaris Desa Bojong Timur, Bapak Hasan Fakih.

Dalam sambutannya, Sekdes Bojong Timur, Hasan Fakih, mengapresiasi tinggi inisiatif mahasiswa KKN STIES. Beliau menekankan pentingnya pengelolaan keuangan di tengah tantangan ekonomi saat ini.

Muktamar ke-35 NU : Membaca NU dari Desa & Menara Elite Kramat Raya

“Atas nama Bapak Kepala Desa, saya mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Mudah-mudahan pemateri dapat memberikan ilmu yang bermanfaat bagi masyarakat kita. Mengingat kondisi masyarakat saat ini sedang piskal, tentunya kita perlu memahami cara mengelola keuangan dengan baik,” ujar Hasan Fakih.

Memasuki sesi materi utama, Ketua GISBEI STIES Indonesia Purwakarta menyampaikan pemaparan mendalam mengenai Edukasi Literasi Keuangan. Setelah itu, sesi dilanjutkan oleh Ibu Suyati, S.St., perwakilan dari DKUPP Purwakarta, yang membawakan materi mengenai Legalitas UMKM.

Antusiasme Pelaku Usaha Cemilan Tradisional

Sebagai salah satu sentra penghasil cemilan tradisional di Purwakarta, masyarakat Desa Bojong Timur menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi, terutama pada materi legalitas dan pengembangan usaha dari DKUPP. Materi tersebut dinilai sangat relevan dan menjawab kebutuhan nyata para perajin kuliner lokal dalam memperluas jangkauan pasar mereka.

Kegiatan ini dipandu oleh Person in Charge (PIC) acara—Laila Novisa, Rahmat Nuraji, dan Athaya—serta didukung penuh oleh seluruh anggota Kelompok 5 KKN STIES: Siti Halimah, Rosita, Dzarin Maula Reka, Hazna Dwi, Irma Sri, Reisya Kamila, Silvi Febriani, Ricco Febriansyah, Setyo Hartanto, dan Suci Nuripah.

Seluruh rangkaian acara berlangsung lancar, interaktif, dan ditutup dengan doa bersama sebagai harapan agar UMKM di Desa Bojong Timur dapat terus tumbuh secara berkelanjutan.***

Tingkatkan Literasi Murid, Musisi Ferry Curtis mengisi materi dalam Gelar IHT di SMPN 1 Wanayasa Purwakarta

Dari Desa | Membangun Kampung Halaman