DAERAH – Nilai transaksi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Jawa Timur tercatat menembus angka Rp21,6 miliar sepanjang 2026. Capaian ini berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa Merah Putih (Simkopdes) yang menunjukkan Jawa Timur sebagai penyumbang transaksi tertinggi secara nasional.
“Tingginya nilai transaksi ini menandakan aktivitas ekonomi di tingkat desa telah mulai bergerak dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ungkap Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dikutip daridesa.com dari kompas.com (17/07/2026).
Berdasarkan data Simkopdes, total KDMP yang beroperasi di Jawa Timur mencapai 8.494 gerai, dengan proses pembangunan gerai secara keseluruhan telah mencapai 84,11 persen. Dari ribuan gerai tersebut, produk yang mencatat transaksi tertinggi adalah pupuk NPK Phonska dan pupuk urea kadar nitrogen 46 persen, yang mengindikasikan tingginya kebutuhan sektor pertanian di tingkat desa.
Khofifah menegaskan, capaian ini menjadi bukti bahwa koperasi desa bukan sekadar terbentuk secara kelembagaan, tetapi telah mulai menjalankan fungsi ekonominya secara nyata. Meski demikian, ia menyebut tantangan ke depan bukan lagi soal pembentukan koperasi, melainkan bagaimana memastikan koperasi koperasi tersebut terus berkembang dan memberikan dampak yang lebih besar bagi perekonomian desa.

